Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan (LKPD Geografi XI)

Jumlah penduduk yang besar, pertumbuhan penduduk yang cepat, persebaran penduduk yang tidak merata, dan kualitas penduduk yang belum tinggi adalah beberapa permasalahan yang terjadi di negara kita ini. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan upaya-upaya agar permasalahan dapat diminimalkan. Adapun upaya mengatasi permasalahan kependudukan adalah sebagai berikut.

1. Melaksanakan Program Keluarga Berencana

Laju pertumbuhan penduduk yang besar akan mengakibatkan berbagai permasalahan, seperti lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial. Oleh sebab itu, pertumbuhan penduduk harus ditekan semaksimal mungkin, salah satunya melalui program Keluarga Berencana. Pelaksanaan program Keluarga Berencana mengajak penduduk untuk merencanakan keluarga sehingga memberikan dampak pada pengendalian kelahiran. Usaha ini selanjutnya akan memberikan dampak pengendalian pertumbuhan penduduk. Dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak dalam rangka mewujudkan keluarga bahagia. Usaha tidak langsung dari pengendalian kelahiran dilakukan secara terintegrasi dengan programprogram pembangunan lainnya

2. Pelayanan Sektor Kesehatan

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk mempertinggi derajat kesehatan termasuk keadaan gizi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas dan taraf hidup serta kecerdasan dan kesejahteraan rakyat pada umumnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu dikembangkan sistem kesehatan nasional terpadu dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dan swasta. Upaya pembangunan kesehatan perlu ditingkatkan untuk memperluas dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mutu yang lebih baik dan biaya yang terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Upaya-upaya yang terus ditingkatkan dalam rangka peningkatan kesehatan ini antara lain: pemberantasan penyakit menular, perbaikan gizi, penyediaan air bersih, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak. Perhatian khusus juga perlu diberikan terhadap polusi, limbah industri, bahaya narkotika dan penyalahgunaan obat, serta peningkatan pengawasan kesehatan lingkungan, obat, makanan dan minuman.

Baca juga: Kependudukan Sebagai Sumberdaya Manusia (LKPD Geografi XI)

3. Transmigrasi

Transmigrasi sebagai sarana penyebaran penduduk, juga berperan sebagai pemerataan penduduk. Mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan pemerataan pembangunan, memperluas lapangan kerja, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Sehubungan dengan itu, saat ini dikembangkan pusat-pusat permukiman baru dan pembukaan serta pengembangan produksi. Transmigrasi merupakan usaha penataan kembali penggunaan, penguasaan, dan pemilikan tanah, baik di daerah asal maupun di daerah tujuan.

Transmigrasi harus memperhatikan pemeliharaan kelestarian, kemampuan alam dan lingkungan hidup, serta kondisi dan pengembangan nilai-nilai sosial budaya di dalam masyarakat. Untuk menjamin pelaksanaan tersebut, perlu dilakukan koordinasi dan keterpaduan, baik antar sektor, daerah, maupun nasional. Koordinasi dimulai dari tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan dan pengawasannya.

Selama lima tahun terakhir, jumlah transmigran yang berhasil dipindahkan dan ditempatkan di lokasi permukiman sebanyak 637.943 kepala keluarga, yang terdiri dari 251.755 kepala keluarga yang berasal dari transmigran umum dan 386.188 kepala keluarga yang berasal dari transmigrasi swakarsa.

Berdasarkan angka tersebut, transmigrasi swakarsa lebih besar 53.40% dari transmigrasi umum. Oleh sebab itu, transmigrasi hendaknya semakin dikembangkan dengan meningkatkan penyuluhan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga mereka dengan sukarela mau bertransmigrasi.

Sumber : https://www.youtube.com/@channelbelajargeo4213 Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan

4. Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Keterampilan

Salah satu tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam pembukaan undangundang dasar 1945 adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Oleh sebab itu, mutu pendidikan harus semakin ditingkatkan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, dan penyediaan sarana.

Pendidikan dan keterampilan sebaiknya diprogramkan secara luas, baik oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga pendidikan swasta sehingga dapat disiapkan tenaga-tenaga yang terampil dan mampu. Hal ini dapat menciptakan wiraswasta baru yang dapat menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan sektor industri kecil.

5. Meningkatkan Produksi Pertanian

Peningkatan hasil pertanian ini dilakukan melalui intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi. Pelaksanaannya merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat karena ketergantungan akan pangan dari luar negeri akan membahayakan kelangsungan pembangunan yang sedang kita laksanakan. Usaha-usaha tersebut telah membuahkan hasil yang dapat dibuktikan dengan telah terpenuhinya swasembada pangan.

Walaupun pembangunan pertanian diarahkan untuk memantapkan swasembada pangan dan meningkatkan ekspor, usaha-usaha dalam pembangunan pertanian juga ditujukan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani. Selain itu, tujuannya ialah untuk memperluas kesempatan kerja.

Usaha-usaha peningkatan produksi pangan juga ditekankan pada usaha diversifikasi tanaman pangan, yang didukung oleh usaha peningkatan penyediaan benih, penyuluhan efisiensi pengelolaan air irigasi, serta usaha pengapuran pada lahan dengan keasaman tinggi. Kebijakan pokok untuk meningkatkan produksi palawija dan hortikultura adalah meningkatkan mutu benih, intensifikasi, melaksanakan diversifikasi dan ekstensifikasi, serta perbaikan pemasarannya. Dengan kebijakan ini, diharapkan peningkatan hasil pertanian dapat dicapai, sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah.

Rincian Aktivitas Pembelajaran

  1. Baca materi pelajaran diatas dengan seksama termasuk dari sumber lain yang relevan baik buku pegangan atau sumber online lainnya.
  2. Perhatikan dan saksikan dengan baik penjelasan tentang Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan  yang terkandung pada video diatas !
  3. Diskusikan dengan anggota kelompokmu yang telah dibentuk sebelumnya, mengenai
    • Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan
  4. Amati kembali isi video dengan seksama siapkan catatan kemudian amati hal-hal sebagai berikut
    • Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan
      • Program Keluarga berencana
      • Program Transmigrasi
      • Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Keterampilan
      • Membuka dan pemerataan lapangan kerja

Pertanyaan

  1. Sebutkan 5 (lima) upaya mengatasi masalah kependudukan?
  2. Amati kembali isi video dengan seksama kemudian jawab pertanyaan berikut
    • Kapan mulai program keluarga berencana di mulai dan kapan hasilnya bisa dicapai?
    • Apa pakta dilapangan dari transisi demografi?
    • Mengapa penduduk pulau jawa lebih padat dari pulau-pulau lain di Indonesia
    • Sebutkan 5 (lima) upaya untuk meningkatkan mutu Pendidikan dan Keterampilan
    • Sebutkan 5 (lima) cara untuk membuka dan pemerataan lapangan kerja
  3. Indonesia sedang mengalami fase Bonus Demografi di mana jumlah penduduk usia produktif sangat besar. Namun, dibandingkan dengan Vietnam yang melesat dalam skor PISA (literasi, matematika, sains), kualitas angkatan kerja Indonesia dinilai masih didominasi unskilled labor (tenaga kerja kurang terampil). Pertanyaan: Evaluasilah bahaya yang mengancam Indonesia jika Bonus Demografi ini tidak dibarengi dengan peningkatan skill teknis! Bagaimana hal ini dapat mengubah ‘bonus’ menjadi ‘bencana’ demografi dalam persaingan ekonomi ASEAN?”

Quiz

Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan (LKPD Geografi XI)

Mata Pelajaran Geografi SMA/MA Kelas  XI

1 / 10

Dependency Ratio (Angka Ketergantungan) yang tinggi menunjukkan besarnya beban penduduk produktif menanggung penduduk non-produktif. Jika suatu wilayah memiliki angka ketergantungan 75, artinya...

2 / 10

Pencatatan kependudukan yang akurat sangat vital untuk pembangunan. Sering terjadi bantuan sosial tidak tepat sasaran karena data ganda atau tidak update. Peran teknologi SIG (Sistem Informasi Geografis) dan Big Data kependudukan dalam mengatasi hal ini adalah...

3 / 10

Salah satu upaya meningkatkan kualitas penduduk adalah melalui pendidikan. Namun, data menunjukkan tingginya angka putus sekolah di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Masalah utamanya seringkali bukan biaya SPP, melainkan biaya hidup dan akses. Solusi kebijakan yang tepat adalah...

4 / 10

Mobilitas penduduk non-permanen (sirkuler/komuter) di kota metropolitan seperti Jabodetabek menimbulkan kemacetan parah. Solusi tata ruang dan kependudukan yang terintegrasi untuk masalah ini adalah...

5 / 10

Di beberapa daerah terpencil, program Keluarga Berencana (KB) sulit berjalan karena adanya nilai budaya 'banyak anak banyak rezeki'. Pendekatan paling efektif untuk mengubah paradigma ini adalah melalui...

6 / 10

Data sensus penduduk menunjukkan bentuk piramida penduduk Indonesia tipe ekspansif, yang artinya sebagian besar penduduk berusia muda. Implikasi jangka panjang dari kondisi ini jika tidak dibarengi dengan pengendalian kelahiran adalah...

7 / 10

Kualitas penduduk Indonesia dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek kesehatan. Tingginya angka stunting (gizi buruk kronis) berdampak pada kualitas otak generasi masa depan. Langkah konvergensi yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah...

8 / 10

Fenomena urbanisasi yang tinggi menyebabkan munculnya kawasan kumuh (slum area) di kota-kota besar. Penggusuran seringkali tidak menyelesaikan masalah karena penduduk kembali lagi. Berdasarkan analisis akar masalah, solusi preventif terbaik untuk menekan laju urbanisasi adalah...

9 / 10

Indonesia sedang memasuki era Bonus Demografi di mana persentase penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan non-produktif. Namun, kondisi ini bisa menjadi bencana demografi jika tidak diantisipasi. Manakah upaya prioritas yang harus dilakukan pemerintah untuk mencegah bencana tersebut?

10 / 10

Pulau Jawa memiliki luas hanya sekitar 7% dari total wilayah Indonesia, namun dihuni oleh lebih dari 50% penduduk Indonesia. Program transmigrasi telah dilakukan sejak lama, namun kepadatan di Jawa tetap tinggi. Analisis langkah paling strategis dan berjangka panjang untuk mengatasi ketimpangan persebaran penduduk tersebut selain transmigrasi adalah...

Your score is

The average score is 0%

0%

Recommended For You

About the Author: SudutEdukasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *