Kesejahteraan Penduduk sebagai Hasil Pembangunan (LKPD Geografi XII) Bagian 2

3. Faktor yang Memengaruhi Indeks Kesejahteraan

Kesejahteraan masyarakat merupakan cita-cita dan tujuan utama setiap negara. Kondisi sejahtera masyarakat menjadi salah satu tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang harus dicapai. Untuk mengetahui tingkat kondisi sejahtera suatu negara, kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu tolok ukur atas keberhasilan pembangunan di negara tersebut. Oleh karena
itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu mengetahui faktor yang memengaruhinya.

Kesejahteraan dapat terwujud jika dalam suatu daerah menunjukkan kondisi masyarakat yang mampu memenuhi kebutuhan mereka (primer, sekunder, dan lain-lain). Kondisi sejahtera masyarakat dapat dilihat melalui kepemilikan aset dan pemenuhan akan kebutuhan hidup yang ada. Aset yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat ini terbagi menjadi lima kelompok, yaitu sumber daya manusia, sumber daya alam, ekonomi/keuangan, fisik/infrastruktur, dan modal sosial (Serrat, 2008)

a. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas menentukan arah perkembangan kemajuan kesejahteraan suatu masyarakat. Pengembangan tersebut dapat dipicu dengan pengetahuan dari bidang pendidikan, layanan kesehatan yang memadai, keterampilan, dan pengalaman-pengalaman kerja. Hal ini karena SDM sebagai subjek penggerak, yang bertujuan menaikkan taraf hidup (diri sendiri atau orang lain).

b. Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam (SDA) yang terdapat di bumi dapat digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dapat dikatakan bahwa SDA sangat berpengaruh dalam peningkatan kondisi sejahtera masyarakat. SDA dapat berupa SDA yang dapat diperbarui dan SDA yang tidak dapat diperbarui.

c. Modal Finansial

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, manusia membutuhkan alat tukar untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Hal ini dapat berupa tabungan, kredit dan utang (formal, informal), remitansi, pensiun, dan upah. Dengan demikian, keberadaan uang menjadi kebutuhan yang sangat penting. Keberadaan uang ini akan memudahkan manusia untuk mendapatkan kebutuhan yang mereka perlukan.

d. Fisik/Infrastruktur

Keberadaan fasilitas yang dapat mendukung aktivitas dan kehidupan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Sarana dan prasarana seperti pendidikan atau layanan kesehatan akan sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat, baik secara intelektual, jasmani, maupun spiritual. Kondisi sejahtera masyarakat berbanding lurus dengan keberadaan fasilitas penunjang. Apabila kebutuhan akan sarana dan prasarana terganggu, peningkatan kesejahteraan pada masyarakat juga akan terganggu.

e. Modal Sosial

Modal sosial merupakan serangkaian nilai atau norma yang dimiliki oleh kelompok masyarakat yang saling terkait (nilai kepercayaan, jaringan sosial, dan institusi sosial). Kepercayaan memberikan suatu jaminan untuk hidup bersama dan menjalankan kehidupan bersama. Hal ini menyebabkan terbentuknya jaringan sosial. Ketika keduanya terjadi, maka institusi sosial akan terbentuk

Baca juga: Pembangunan Berpusat pada Manusia (LKPD Geografi XII)

Sumber : https://www.youtube.com/@rizkyamalia9 Animasi Video Materi Kesejahteraan Penduduk Sebagai Hasil Pembangunan

4. Sebaran Indeks Kesejahteraan Penduduk Indonesia

Tingkat pengangguran dan lonjakan jumlah penduduk masih menjadi permasalahan yang perlu diselesaikan bagi negara kita. Namun siapa sangka, ternyata indikator kesejahteraan masyarakat di Indonesia menunjukkan ke arah yang positif. Sejumlah indikator kondisi sejahtera sosial di Indonesia membaik.

Indonesia bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19. Terjadi peningkatan angka harapan hidup penduduk dalam laporan statistik Indonesia 2022. Tahun 2021 mengalami kenaikan 0,1 angka harapan hidup dari tahun sebelumnya menjadi 73,5 tahun. Bahkan angka harapan hidup Indonesia mencapai 71,7 menurut laporan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) 2020. Angka ini melampaui negara Laos (67,9 tahun), Kamboja (69,9 tahun), Myanmar (67,1 tahun), dan Filipina (71,2 tahun).

Upaya perbaikan kualitas pelayanan kesehatan harus tetap digalakkan. Ini mengingat, meskipun angka harapan hidup mengalami peningkatan, tetapi Indonesia masih berada di peringkat menengah dibandingkan negara maju, seperti Swis (angka harapan hidup 83,8 tahun), Jepang (84,6 tahun), dan Hongkong (84,9 tahun). Berikut data capaian kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Kesejahteraan masyarakat Indonesia dalam bidang ekonomi juga dapat dirasakan. Produk Domestik Bruto (PDB) bergerak ke arah positif menjadi 3,7% (tahun 2021) setelah tahun sebelumnya di minus 2,1% berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Namun sayangnya, Indonesia berada di urutan keempat setelah Singapura, Filipina, dan Vietnam sebagai negara terpadat. Kepadatan penduduk di Indonesia diperkirakan mencapai 142 penduduk per kilometer persegi (tahun 2021). Angka ini mencetak data tren kenaikan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, kepadatan tercatat mencapai 136,3 penduduk per kilometer persegi (2017). Kenaikan ini berarti dalam satu tahunnya mencapai peningkatan satu hingga dua penduduk. Laju ini perlu diperhatikan serius oleh masyarakat Indonesia, khususnya pemerintah demi menekan dampak permasalahan-permasalahan pada bidang lainnya.

Rincian Aktivitas Pembelajaran

  1. Baca materi pelajaran diatas dengan seksama termasuk dari sumber lain yang relevan baik buku pegangan atau sumber online lainnya.
  2. Perhatikan dan saksikan dengan baik penjelasan tentang Kesejahteraan Penduduk sebagai Hasil Pembangunan yang terkandung pada video diatas !
  3. Diskusikan dengan anggota kelompokmu yang telah dibentuk sebelumnya, mengenai
    • Faktor yang Memengaruhi Indeks Kesejahteraan
    • Sebaran Indeks Kesejahteraan Penduduk Indonesia
  4. Amati kembali isi video dengan seksama siapkan catatan kemudian amati hal-hal sebagai berikut
    • Kesejahteraan sosial menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa
    • Kebutuhan dasar dalam kesejahteraan sosial
    • Tujuan pelaksanaan kesejahteraan sosial
    • Indikator kesejahteraan rakyat
    • Angka harapan hidup

Pertanyaan

  1. Sebutkan kelompok aset yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat?
  2. Jelaskan faktor-faktor utama yang menyebabkan terjadinya ketimpangan Indeks Kesejahteraan (seperti Indeks Pembangunan Manusia/IPM) antara wilayah Indonesia Bagian Barat (KBI) dengan Indonesia Bagian Timur (KTI). Bagaimana kondisi geografis kepulauan Indonesia mempengaruhi distribusi tersebut?
  3. Amati kembali isi video dengan seksama kemudian jawab pertanyaan berikut
    • Jelaskan Kesejahteraan sosial menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa
    • Sebutkan Kebutuhan dasar dalam kesejahteraan sosial
    • Sebutkan 5 (lima) tujuan pelaksanaan kesejahteraan sosial
    • Sebutkan 5 (lima) bidang acuan Indikator kesejahteraan rakyat
    • Jelaskan apa yang dimaksud angka harapan hidup?
    • Sebutkan angka harapan hidup bangsa Indonesia, Cina dan Jepang?

Quiz

Kesejahteraan Penduduk sebagai Hasil Pembangunan (LKPD Geografi XII) Bagian 2

Mata Pelajaran Geografi Kelas XII SMA/MA

1 / 10

Dalam era ekonomi digital, kesenjangan infrastruktur TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) antarwilayah menciptakan 'Digital Divide'. Bagaimana hal ini secara spesifik memperburuk ketimpangan pendapatan antarwilayah?

2 / 10

Urbanisasi sering dianggap meningkatkan kesejahteraan pendatang. Namun, fenomena 'kemiskinan kota' (urban poverty) justru meningkat. Apa akar masalah spasial yang menyebabkan hal ini?

3 / 10

Jika sebuah provinsi memiliki Harapan Lama Sekolah (HLS) yang tinggi (misal: 14 tahun) tetapi Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masih rendah (misal: 8 tahun), kesimpulan apa yang dapat ditarik mengenai kondisi pendidikan di daerah tersebut?

4 / 10

Desentralisasi fiskal dan Otonomi Daerah diharapkan memeratakan kesejahteraan. Namun, data menunjukkan ketimpangan antar-kabupaten dalam satu provinsi masih tinggi. Faktor tata kelola (governance) apa yang paling dominan menyebabkannya?

5 / 10

Dalam konteks Indeks Pembangunan Manusia (IPM), mengapa stunting (gagal tumbuh) pada balita dianggap sebagai ancaman serius bagi kesejahteraan wilayah jangka panjang, bukan sekadar masalah kesehatan sesaat?

6 / 10

Rasio Gini (Gini Ratio) Indonesia kadang mengalami penurunan (membaik) justru pada saat terjadi krisis ekonomi atau pandemi. Analisis yang paling tepat untuk menjelaskan anomali ini adalah...

7 / 10

Bonus Demografi diprediksi menjadi peluang emas bagi kesejahteraan Indonesia. Namun, kondisi ini bisa berubah menjadi 'bencana demografi' yang menurunkan kesejahteraan nasional jika...

8 / 10

Pembangunan infrastruktur 'Tol Laut' yang digencarkan pemerintah bertujuan mengurangi disparitas harga (price disparity) antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI). Jika program ini sukses, indikator kesejahteraan manakah yang akan paling terdampak secara langsung di KTI?

9 / 10

Mengapa Garis Kemiskinan (GK) di provinsi DKI Jakarta nominalnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Garis Kemiskinan di provinsi Nusa Tenggara Timur, meskipun tingkat kesejahteraan di Jakarta diasumsikan lebih baik?

10 / 10

Data menunjukkan bahwa beberapa provinsi di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam (migas/tambang) terkadang memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tidak setinggi provinsi yang minim sumber daya alam namun berfokus pada jasa. Faktor apa yang paling logis menjelaskan fenomena paradoks ini?

Your score is

The average score is 0%

0%

Recommended For You

About the Author: SudutEdukasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *