Cara Menghemat Waktu di Kelas

Cara Menghemat Waktu di Kelas. Waktu adalah aset paling berharga di dalam kelas. Seringkali, jam pelajaran terasa begitu singkat karena habis terpakai untuk hal-hal administratif atau penertiban siswa, sehingga waktu efektif untuk belajar menjadi berkurang.

Menghemat waktu di kelas bukan berarti terburu-buru, melainkan menghilangkan hambatan (friksi). Dengan membangun rutinitas yang kuat dan transisi yang mulus, guru tidak lagi berperan sebagai “polisi lalu lintas” yang sibuk mengatur logistik, melainkan kembali ke peran utamanya: memfasilitasi pembelajaran yang bermakna.

Allen F. Morgenstern pertama kali mengatakan “bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras” pada tahun 1930-an, tetapi ungkapan itu masih bergema di kalangan guru di seluruh negeri hingga saat ini. Dengan semua pekerjaan yang harus dilakukan guru, mereka sering mencari cara untuk menghemat waktu di kelas. Untungnya, ada banyak cara untuk mengatur waktu Anda dan membantu menyederhanakan beban kerja Anda, tidak peduli di tingkat mana Anda mengajar.

Kelas Dasar

Salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan waktu Anda secara efektif di kelas-kelas dasar adalah dengan memeriksa pekerjaan siswa saat mereka mengerjakan soal. Karena tugas-tugas di kelas dasar biasanya sederhana, mudah untuk berkeliling dan memeriksa aktivitas siswa saat mereka bekerja. Ini juga memberikan waktu yang sangat baik bagi guru untuk memberikan umpan balik langsung , sehingga siswa dapat memperbaiki kesalahan mereka.

Kelas Tiga Hingga Lima

Siswa kelas tiga hingga lima sering kali senang membantu di kelas dan seringkali cukup bertanggung jawab untuk tugas-tugas yang lebih kompleks. Pekerjaan kecil juga dapat membantu mengajarkan keterampilan hidup dan membangun kepercayaan diri siswa saat mereka menyelesaikan tugas. Bagan tugas atau pekerjaan rumah di kelas dapat digunakan untuk melacak tugas mingguan siswa. Tugas-tugas ini dapat berupa memungut kertas dari lantai, membagikan kertas, menyimpan buku ke rak buku, dan membawa kertas ke kantor.

Penting untuk dicatat bahwa siswa tidak boleh diminta menggunakan pembersih yang dapat membahayakan mereka. Atau berpartisipasi dalam tugas yang tidak sesuai dengan usia mereka. Sebelum memulai bagan tugas rumah tangga, ada baiknya juga mengirimkan catatan ke rumah yang menjelaskan bagaimana tugas-tugas rumah tangga digunakan di kelas. Dan tugas apa saja yang akan diminta siswa untuk lakukan, sehingga orang tua dapat memberikan izin kepada anak mereka untuk berpartisipasi dalam tugas-tugas di kelas.

Kelas Pada Sekolah Menengah Pertama

Karena ukuran kelas di sekolah menengah seringkali lebih besar daripada kelas di sekolah dasar, cara cepat untuk mengatur pekerjaan siswa dan memeriksa tugas yang belum dikumpulkan adalah dengan memberi nomor pada setiap siswa. Guru kemudian dapat dengan cepat menyusun semua kertas yang telah dikumpulkan sesuai urutan nomor. Sehingga guru dapat melihat siapa yang belum menyerahkan tugas. Dan ini juga mempercepat pencatatan nilai karena nilai akan masuk ke buku nilai sesuai urutan.

Seiring siswa mulai menulis lebih banyak dan menyelesaikan tugas yang lebih panjang, penilaian dapat menjadi sangat memakan waktu. Guru yang menggunakan rubrik daripada menilai setiap bagian tugas dapat mengurangi waktu penilaian mereka sambil tetap memperhatikan detail penting. Misalnya, dalam tugas menulis, seorang guru dapat memutuskan untuk fokus pada kalimat topik dan detail kunci. Hal ini dapat dijelaskan dalam rubrik, sementara kesalahan tata bahasa kecil mungkin terlewatkan dalam tugas ini. Tata bahasa kemudian dapat menjadi topik bagian dari rubrik berikutnya jika guru memperhatikan tren dalam pekerjaan siswa.

Tingkat Sekolah Menengah

Siswa SMA dapat dengan mudah memanfaatkan platform daring seperti Canvas , Google Classroom, atau perangkat lunak kelas virtual lainnya. Untuk mengerjakan tugas dan menyelesaikan pekerjaan rumah yang dapat dinilai secara daring. Meskipun ini tidak menggantikan pengajaran langsung dan umpan balik guru, ini adalah teknik penghemat waktu yang dapat digunakan selama sebagian waktu kelas.

Baca juga: Manajemen Kelas Membuat Lingkungan Sekolah yang Lebih Baik

Penerapan di Berbagai Tingkat Kelas

Tidak peduli di kelas berapa pun siswa berada, ada beberapa kiat yang dapat membantu menghemat waktu guru. Misalnya, rutinitas kelas sangat efektif dalam menghemat waktu bagi semua guru. Jika tugas sudah ada di meja dan siswa mengetahui rutinitas memasuki kelas, menyimpan barang-barang pribadi mereka, dan mulai mengerjakan tugas di meja, waktu tidak akan terbuang. Selain itu, setelah siswa tenang dan mulai mengerjakan tugas, guru dapat langsung melakukan absensi tanpa harus terlebih dahulu menenangkan kelas dan kemudian membuang waktu memanggil nama siswa.

Jika absensi dan penghitungan jumlah siswa yang membawa bekal makan siang merupakan bagian dari rutinitas awal kelas Anda. Hemat waktu dengan membuat bagan di mana siswa memindahkan nama mereka ke pilihan menu makan siang mereka. Bagan ini dapat ditempel di dinding, papan magnet, atau papan interaktif. Guru kemudian dapat dengan cepat melihat siapa yang absen dan berapa banyak siswa yang membawa bekal makan siang. Atau memilih setiap pilihan menu makan siang tanpa harus melakukan absensi dan menunggu respons siswa.

Teknik Lain

Teknik lain yang dapat menghemat waktu di ruang kelas adalah pengorganisasian . Ketika seorang guru membuang waktu mencari tumpukan kertas, rencana pelajaran, atau bahkan file komputer, hal itu bisa sangat membuat frustrasi. Meluangkan waktu di awal tahun untuk menyiapkan ruang kelas yang mudah digunakan dapat membantu guru menghemat waktu sepanjang tahun ajaran. Penggunaan map gantung dapat memilah kertas untuk setiap periode kelas. Penggunaan tab dan folder di komputer, dan bahkan menyimpan email untuk memudahkan pencarian, semuanya merupakan cara untuk mensistematiskan dokumen Anda.

Tugas dan penilaian dapat dinilai dengan mudah ketika platform daring seperti Google Forms, Socrative, Kahoot, dan perangkat lunak penilaian formatif lainnya digunakan. Platform ini tidak hanya membantu guru dengan menilai tugas saat dikerjakan, tetapi siswa juga akan lebih terlibat dan menikmati sistem respons berbasis permainan. Selain itu, beberapa platform ini akan melacak dan membandingkan jawaban siswa untuk analisis data. Guru dapat dengan cepat melihat keterampilan apa yang kurang dikuasai oleh banyak siswa. Dan perlu diajarkan kembali, serta dapat menemukan tren dalam jawaban mereka.

Terakhir, komponen kunci dalam menghemat waktu berharga bagi guru adalah kolaborasi. Berkolaborasilah dengan orang lain dalam perencanaan pelajaran, pembuatan asesmen, dan bahkan teknik yang mereka gunakan untuk menghemat waktu di kelas mereka sendiri. Ada kekuatan besar dalam bekerja sama dengan rekan sejawat.

Recommended For You

About the Author: SudutEdukasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *