Filosofi mengajar adalah gambaran singkat tentang alasan Anda mengajar, bagaimana Anda yakin siswa belajar, dan pilihan sehari-hari yang Anda buat untuk mendukung perkembangan mereka. Ketika disusun dengan cermat, filosofi Anda menjadi panduan Anda, memandu perencanaan pembelajaran, membentuk budaya kelas, dan bahkan membantu calon pemberi kerja atau kolega memahami apa yang Anda tawarkan.
Di sini kita akan melihat lebih dekat seperti apa filosofi mengajar, mengapa itu penting, dan bagaimana menciptakan filosofi yang autentik bagi Anda.
Mengapa Filosofi Mengajar Anda Penting
Jika Anda bertanya-tanya mengapa Anda harus menuliskan filosofi mengajar Anda di atas kertas, jawaban singkatnya adalah untuk kejelasan. Hal ini membantu menuangkan pemikiran Anda ke atas kertas dan mendorong Anda untuk menuliskan hal-hal yang paling penting. Hal ini juga membantu administrator dan manajer perekrutan mendapatkan gambaran sekilas tentang cara Anda berpikir tentang pengajaran dan pembelajaran. Selain itu, hal ini dapat membantu Anda jika pelajaran Anda melenceng dari rencana. Hal ini dapat mengingatkan Anda apakah pelajaran Anda selaras dengan keyakinan Anda tentang pembelajaran.
Mengajar tidak pernah statis, begitu pula filosofi Anda. Tinjau kembali setiap tahun, dan filosofi tersebut akan menyoroti area di mana Anda telah berkembang serta area yang perlu diperhatikan.
Komponen Utama Filosofi Mengajar yang Kuat
Tidak ada satu cara yang tepat untuk menulis filosofi mengajar. Namun, beberapa komponen dapat membantu menggambarkan dengan jelas bagaimana Anda mendekati pengajaran dan alasannya. Berikut adalah uraian bagian-bagian penting yang perlu disertakan, beserta ide-ide untuk membantu Anda menyempurnakan setiap bagian tersebut.
Keyakinan tentang Pembelajaran Siswa
Nyatakan bagaimana menurut Anda siswa belajar paling baik. Mungkin Anda menghargai eksplorasi langsung, diskusi antarteman, atau umpan balik yang dipersonalisasi. Pastikan hal ini tulus dan spesifik. “Siswa belajar melalui koneksi dunia nyata yang bermakna” lebih kuat daripada “Saya percaya belajar itu penting.”
Peran Guru
Jelaskan bagaimana Anda memandang diri sendiri. Apakah Anda seorang fasilitator yang memandu penyelidikan atau seorang pelatih yang memodelkan keterampilan sebelum melepaskan tanggung jawab?
Contoh pernyataan:
“Saya berperan sebagai pemandu yang menggunakan berbagai pendekatan, mengajukan pertanyaan yang menyelidik, dan menyusun pelajaran untuk memenuhi kebutuhan semua siswa.”
Lingkungan Kelas
Jelaskan suasana yang ingin Anda ciptakan. Pertimbangkan tata letak fisik, hubungan, dan keamanan emosional. Visi yang jelas di sini menunjukkan bahwa Anda menghargai komunitas sama pentingnya dengan konten.
Contoh pernyataan:
“Saya akan menyediakan lingkungan di mana anak-anak akan menggunakan penemuan diri, tempat duduk yang fleksibel, dan pendekatan langsung dalam belajar.”
Praktik Penilaian
Hubungkan keyakinan Anda dengan penilaian dan umpan balik. Apakah Anda menekankan pemeriksaan formatif seperti tiket keluar? Apakah Anda menyediakan berbagai cara bagi siswa untuk menunjukkan pembelajaran? Hubungkan penilaian dengan pertumbuhan, bukan hanya angka.
Kemungkinan kata-kata:
Untuk memfasilitasi pembelajaran, saya akan melibatkan siswa dalam proses penilaian melalui rubrik, pemeriksaan diri, dan latihan evaluasi diri. Ini akan membantu siswa mengembangkan kemampuan untuk menilai pencapaian mereka dan menetapkan tujuan untuk diri mereka sendiri.
Keadilan dan Inklusi
Jelaskan bagaimana Anda memastikan setiap peserta didik merasa diterima. Ini dapat mencakup diferensiasi tugas, pemilihan teks yang beragam, atau penggunaan bahasa yang mencerminkan identitas peserta didik.
Contoh pernyataan:
“Untuk memenuhi tantangan individu, pelajaran akan disusun menjadi modalitas pembelajaran dengan menggabungkan teknik pendengaran, kinestetik, dan visual.”
Pertumbuhan Profesional
Tutup dengan apresiasi atas pembelajaran berkelanjutan. Sebutkan kolaborasi, riset, atau pengembangan profesional yang membentuk praktik Anda. Ini menunjukkan kerendahan hati dan komitmen untuk perbaikan.
Kemungkinan kata-kata:
Saya percaya guru-guru hebat tidak pernah berhenti belajar. Saya secara teratur merenungkan apa yang berhasil dan apa yang perlu diubah. Entah itu mencoba strategi baru yang saya baca atau menyesuaikan pelajaran berdasarkan kebutuhan siswa, saya selalu berusaha untuk menjadi sedikit lebih baik dari hari sebelumnya.
Baca juga: Manfaat Lain Belajar Bahasa Asing
Bagaimana Pendidik Menggunakan Filosofi Mengajar
Sekarang setelah Anda mengetahui apa itu filosofi mengajar, mengapa itu penting, dan seperti apa bentuknya, sekarang saatnya untuk mengetahui bagaimana para pendidik menggunakannya.
Untuk Lamaran Pekerjaan: Administrator menggunakannya untuk mendapatkan gambaran sekilas tentang pola pikir Anda dan apakah Anda cocok untuk distrik sekolah mereka.
Promosi dan Jabatan: Membantu komite peninjau melihat bagaimana nilai-nilai Anda diwujudkan dalam tindakan. Hal ini sama pentingnya dengan rencana pembelajaran dan nilai ujian Anda.
Refleksi Diri: Membantu Anda merenung dan melihat apakah praktik Anda saat ini selaras dengan filosofi Anda.
Langkah-Langkah untuk Menyusun atau Menyegarkan Filosofi Pengajaran Anda
Jika Anda bingung bagaimana cara menuangkan keyakinan Anda ke dalam kata-kata, Anda tidak sendirian. Tujuannya adalah mencoba menangkap apa yang paling penting bagi Anda. Berikut beberapa langkah untuk membantu Anda memulai atau meninjau kembali apa yang telah Anda tulis.
Kumpulkan Kenangan dan Momen
Pikirkan beberapa momen di kelas yang berkesan bagi Anda dan catatlah. Momen-momen tersebut bisa berupa strategi yang berhasil atau gagal, momen kelas yang kacau, atau bahkan kejutan. Lalu, tanyakan pada diri sendiri, apa yang diungkapkan momen-momen ini tentang keyakinan Anda.
Pilih Nilai Inti
Selanjutnya, baca kembali apa yang telah Anda tulis dan lingkari apa pun yang berulang atau jika Anda melihat suatu tema. Pilih beberapa yang terasa selaras dengan nilai-nilai inti Anda.
Tulis Draf Pernyataan
Dalam satu paragraf, hubungkan nilai-nilai Anda dengan tindakan nyata. Misalnya:
“Saya percaya rasa ingin tahu mendorong pembelajaran yang berkelanjutan, jadi saya memulai unit dengan pertanyaan terbuka yang memicu penyelidikan siswa.”
Tambahkan Bukti
Berikan contoh singkat untuk setiap keyakinan. Jika Anda menghargai kolaborasi, sebutkan bagaimana lingkaran sastra atau rekan laboratorium muncul dalam pelajaran Anda.
Periksa Nada dan Kejelasan
Bacalah dengan lantang. Apakah terdengar seperti Anda? Singkirkan semua yang tidak masuk akal dan ganti klaim yang luas dengan detail yang lebih jelas.
Dapatkan Umpan Balik
Berbagilah dengan kolega atau mentor tepercaya. Sudut pandang yang segar akan menangkap bahasa yang samar dan menyoroti kekuatan yang mungkin Anda abaikan.
Kunjungi Kembali Setiap Tahun
Tandai pengingat kalender untuk minggu pertama liburan musim panas atau musim dingin. Refleksi pada interval yang dapat diprediksi akan menjaga filosofi Anda tetap relevan.
Contoh Mini-Filsafat
Saya percaya semua anak berhak mendapatkan ruang kelas yang aman dan ramah, tempat mereka merasa dihargai dan didukung. Berfokus pada pertumbuhan anak secara keseluruhan, pertumbuhan sosial, emosional, dan akademis, sambil membangun hubungan yang kuat dengan keluarga dan komunitas. Saya merancang pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing siswa, menggunakan aktivitas langsung, teknologi, dan pengalaman dunia nyata untuk membuat mereka tetap terlibat. Peran saya adalah membimbing, mendukung, dan mendorong penemuan diri, membantu siswa menjadi pembelajar yang percaya diri. Penilaian adalah bagian dari proses pembelajaran, bukan sekadar nilai akhir. Saya melibatkan siswa dalam merefleksikan pertumbuhan mereka, menetapkan tujuan, dan bertanggung jawab atas kemajuan mereka. Saya tumbuh bersama siswa saya dengan terlibat dalam komunitas pembelajaran profesional dan merefleksikan data kelas.
Filosofi mengajar Anda adalah sebuah dokumen yang terus berkembang seiring perkembangan Anda sebagai seorang guru. Anggaplah filosofi ini seperti peta jalan Anda dalam mengajar, yang membantu Anda menavigasi perjalanan Anda.