Strategi Agar Siswa Berhasil dalam Memenuhi Batas Waktu

Strategi mengatur untuk memenuhi tenggat waktu adalah bagian dari kehidupan. Baik itu mengumpulkan pekerjaan rumah atau memenuhi tenggat waktu untuk sebuah proyek, kemampuan mengelola waktu adalah keterampilan yang perlu dipelajari setiap siswa. Namun, banyak siswa kesulitan dengan keterampilan ini, begitu pula banyak orang dewasa. Di antara jadwal yang padat, gangguan, dan penundaan, banyak siswa mendapati diri mereka menunggu hingga menit terakhir untuk memenuhi tenggat waktu mereka.

Dengan mengajarkan siswa beberapa strategi tentang cara tetap teratur dan mengelola waktu mereka, Anda mempersiapkan mereka untuk meraih kesuksesan tidak hanya di kelas tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Berikut adalah beberapa strategi yang dapat digunakan untuk semua tingkat kelas dan dapat disesuaikan dengan gaya belajar dan kemampuan apa pun.

Menyelesaikan Tugas Besar

Tugas besar bisa membuat siswa kewalahan. Ajari mereka strategi membagi tugas yang lebih besar dan panjang ini menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Ini akan membantu mereka tetap fokus dan tidak merasa terintimidasi.

Misalnya, jika siswa memiliki waktu satu bulan untuk menyelesaikan proyek penelitian, tunjukkan kepada mereka cara membaginya menjadi beberapa langkah seperti bertukar pikiran, menulis kerangka, mencari sumber daya, menulis draf, merevisi, dan sebagainya. Anda bahkan dapat memberi mereka tenggat waktu singkat untuk setiap langkah agar mereka merasa telah mencapai kemajuan dan mengurangi stres.

Bersama-sama, buatlah daftar periksa atau kalender agar mereka dapat melihat langkah selanjutnya dan menandainya setelah menyelesaikan setiap langkah. Visual ini dapat membantu membuat penilaian skala besar terasa lebih mudah dicapai.

Ajarkan Manajemen Waktu

Manajemen waktu adalah sesuatu yang perlu diajarkan. Bahkan sebagai orang dewasa, Anda mungkin pernah mengalami saat-saat ketika Anda menunda sesuatu hingga menit terakhir atau salah memperkirakan lamanya waktu yang dibutuhkan.

Itulah mengapa sangat penting untuk membantu anak-anak belajar memperkirakan waktu yang mereka butuhkan untuk suatu tugas. Banyak anak meremehkan waktu yang dibutuhkan untuk suatu tugas, yang menyebabkan frustrasi dan keterlambatan tugas. Mengajari mereka untuk merencanakan ke depan akan sangat membantu.

Tunjukkan kepada siswa cara bekerja dalam blok waktu. Siswa yang lebih muda dapat menggunakan pengatur waktu, sementara siswa yang lebih tua dapat berlatih menyeimbangkan tugas sekolah dengan kegiatan lain. Semakin siswa memahami cara menggunakan waktu mereka dengan bijak, semakin besar kemungkinan mereka memenuhi tenggat waktu.

Baca juga: Melatih Siswa untuk Mengubah Perilaku Melalui Pemantauan Diri

Gunakan Visual

Media visual dapat menjadi alat yang ampuh untuk membantu siswa tetap fokus. Kalender berwarna dengan tanggal-tanggal mendatang yang tertulis, catatan tempel atau poster berwarna-warni, dan alat digital seperti kalender Google dapat menjadi cara yang bermanfaat untuk membantu siswa dan mengingatkan mereka tentang tenggat waktu yang akan datang.

Anda juga dapat mendorong siswa untuk membuat agenda mingguan atau bulanan mereka sendiri. Ketika siswa dapat melihat daftar tugas mereka, mereka dapat menentukan prioritas dengan lebih baik dan menghindari kejutan tenggat waktu yang terlupakan. Untuk siswa yang lebih muda, bagan sederhana dengan gambar atau simbol sama efektifnya dengan kalender tertulis.

Berikan Harapan yang Jelas

Siswa lebih mungkin memenuhi tenggat waktu ketika mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka. Instruksi yang jelas yang menguraikan langkah-langkah atau bahkan rubrik yang menunjukkan bagaimana mereka akan dinilai akan menghilangkan keraguan dalam mengerjakan tugas. Ketika siswa memahami apa yang perlu mereka lakukan dan bagaimana mereka akan dievaluasi, mereka kemungkinan akan lebih percaya diri untuk memulai tugas dan menyelesaikannya tepat waktu.

Saat Anda memberikan tugas kepada siswa, jelaskan ekspektasi mereka, berikan contoh, dan diskusikan mengapa tenggat waktu itu penting. Katakan, “Tenggat waktu ini bukan hanya tentang mengumpulkan sesuatu. Ini tentang belajar bagaimana mengelola waktu dan tetap fokus.” Membantu siswa memahami tujuan di balik tenggat waktu akan membuat mereka lebih mungkin menganggapnya serius.

Memandu Kemajuan Mereka

Tidak semua siswa akan semandiri, secakap, atau sepercaya diri siswa lainnya. Itulah mengapa penting untuk membantu siswa membangun keterampilan mereka secara bertahap. Beberapa siswa mungkin perlu memeriksa di titik-titik tertentu selama proyek, sementara yang lain mungkin membutuhkan umpan balik setelah setiap draf.

Pahami kebutuhan setiap siswa dan bantu mereka membimbing perkembangannya. Seiring waktu, seiring siswa semakin nyaman mengelola tenggat waktu, Anda dapat mengurangi tingkat dukungan dan mendorong mereka untuk lebih bertanggung jawab.

Membangun Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah cara ampuh untuk memotivasi siswa agar tetap berada di jalur yang benar. Strategi seperti pemeriksaan teman sebaya, bagan tujuan, dan pelacak kemajuan merupakan cara untuk membantu mengingatkan siswa agar terus maju.

Pendekatan bermanfaat lainnya meliputi penetapan tujuan harian atau mingguan, daftar periksa di mana siswa menandai tugas setelah menyelesaikannya, dan penghargaan verbal untuk merayakan upaya mereka. Proyek kelompok juga menumbuhkan rasa tanggung jawab karena siswa saling bergantung untuk menyelesaikan proyek mereka. Ketika siswa melihat kemajuan, mereka merasa berhasil.

Memupuk Pola Pikir yang Berkembang

Siswa yang melewatkan tenggat waktu biasanya melakukannya karena merasa buntu, frustrasi, atau kewalahan ketika menghadapi kesulitan. Membantu siswa mengembangkan pola pikir berkembang akan membantu mereka memahami bahwa kemunduran dan frustrasi adalah bagian dari proses pembelajaran. Bantu mereka memahami bahwa kesalahan hanyalah kesempatan untuk berkembang.

Cobalah untuk menghargai usaha siswa sama seperti Anda menghargai mereka ketika mereka menyelesaikan tugas atau proyek mereka. Jika mereka berhasil melewati setiap tahapan, akui hal tersebut. Ketika siswa yakin bahwa mereka dapat mengelola waktu dan menyelesaikan tugas dengan lebih baik, mereka akan menjadi lebih percaya diri dan cenderung tidak menunda-nunda.

Ciptakan Kelas yang Berjalan Secara Rutin

Kelas yang menghargai tenggat waktu, pengaturan, dan rutinitas membantu siswa menginternalisasi keterampilan ini. Ketika Anda konsisten dan dapat diprediksi dalam mengerjakan tugas, seperti mencantumkan tanggal jatuh tempo atau selalu menggunakan platform yang sama, hal itu membantu siswa memahami apa yang diharapkan dan bagaimana mempersiapkannya. Struktur ini mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab atas tugas mereka. Dengan begitu, mereka akan terbiasa memeriksa kalender dan mengatur waktu mereka sendiri.

Jaga Komunikasi Tetap Terbuka

Beberapa siswa melewatkan tenggat waktu karena tidak tahu cara meminta bantuan. Beri tahu siswa bahwa tidak masalah untuk berkomunikasi jika mereka kesulitan dengan tugas atau tenggat waktu. Tawarkan solusi bila diperlukan, seperti menyesuaikan tenggat waktu jika siswa menghadapi tantangan di luar kendali mereka. Hal ini mengajarkan siswa pentingnya advokasi diri dan perencanaan ke depan.

Mengajari siswa untuk memenuhi tenggat waktu lebih dari sekadar meminta mereka mengumpulkan pekerjaan rumah tepat waktu; ini tentang membekali mereka dengan keterampilan yang akan mereka gunakan selamanya. Ketika siswa mempelajari strategi tentang cara mengelola waktu, mereka mendapatkan kepercayaan diri dan kemandirian. Mereka merasa tidak terlalu terbebani dan lebih mampu serta siap untuk tidak hanya memenuhi tenggat waktu, tetapi juga mengendalikan kesuksesan mereka sendiri.

Recommended For You

About the Author: SudutEdukasi

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *